Tipe Pemborosan yang Unik


Tipe Pemborosan yang Unik

Diposting pada ·2 March, 2009 oleh hardipurba
· Kategori: Essay  1 Koment
Di tengah membengkaknya biaya produksi
akhir-akhir ini, terkadang ”memaksa” pihak produsen untuk menaikkan harga jual
agar dapat mengimbangi biaya dan pengeluaran yang cenderung melambung tinggi.
Pilihan ini tergolong konvensional. Konsumen akan berpikir ulang membeli produk
jika harganya terus melambung padahal value yang didapatkannya tidak
mengalami peningkatan.

Calon pembeli dapat saja beralih dan
berpaling dengan membeli produk dari brand (merek) lain yang tersedia.
Sebenarnya ada alternatif lain yang tergolong efektif dalam menyiasati kenaikan
harga-harga bahan baku dan biaya penunjang produksi lainnya di satu sisi dan
menghindarkan kenaikan harga barang jadi (output) di sisi lain. Ya biaya-biaya
yang harus ditekan, khususnya dengan tindakan menghilangkan segala bentuk
pemborosan (waste). Aktivitas yang tidak mempunyai nilai tambah (non
added value
) perlu diidentifikasi dan dilakukan perbaikan dengan
menghilangkan atau minimal menguranginya.

Terdapat 7 (tujuh) jenis pemborosan klasik
yang sering menjadi fokus dalam tindakan mengurangi pemborosan antara lain:

1. Produksi berlebih (over production).
Membuat part/produk yang berlebih atau tidak dibutuhkan.

2. Waktu menunggu (waiting). Umumnya
terjadi karena belum ratanya line balancing di lini produksi. Ada
bagian/orang yang sangat sibuk dan kelelahan, di sisi lainnya terdapat
bagian/orang yang sangat santai tanpa ada sesuatu yang dilakukan.

3. Pengangkutan (transporation).
Suatu kondisi perpindahan/pengangkutan barang atau informasi yang kurang
efektif. Tujuan yang sama tetapi dipakai beberapa kendaraan, padahal dari segi
kecukupan muatan dan rute yang ditempuh masih memenuhi syarat dan mampu dibawa
oleh satu armada/kendaraan sekaligus.

4. Proses (process) berlebih.
Melakukan suatu proses yang pada akhirnya sesungguhnya tidak dibutuhkan atau
diganti dengan spesifikasi yang lain.

5. Persediaan/stok (inventory). Stok
yang terlalu banyak mengakibatkan biaya-biaya tambahan lain seperti gudang
penyimpanan, menjaga agar tidak rusak atau hilang, dan lain sebagainya.

6. Gerakan yang tidak perlu. Segenap
pergerakan pekerja yang tidak memiliki nilai tambah. Bergerak tetapi
sesungguhnya gerakan tersebut tidak menambah nilai (value) bagi
customer. Mangambil scrap, part yang jatuh ke body mesin atau ke
lantai, membuka tali pengikat material, membuka dan menempatkan kardus sebagai
tempat finish good adalah beberapa di antaranya.

7. Barang cacat (defect). Segala output
yang di luar spesifikasi dan perlu perbaikan ulang (rework). Proses
pengerjaan ulang membutuhkan biaya tambahan yang sesungguhnya tidak perlu,
sehingga dibutuhkan metode kerja yang lebih baik untuk menghindarkan terjainya
produk defect.

Yang disebutkan di atas sesungguhnya
bukanlah hal istimewa apalagi aneh. Cukup rasional dan dapat diterima khususnya
produk (berupa barang) dengan beragam proses yang harus dilaluinya di lini
produksi pada proses perakitan.

Telah diidentifikasi satu jenis pemborosan
lagi yang justru sering diabaikan dan luput dari perhatian. Beberapa orang
menyebutnya dengan unused employ creativity (kreativitas karyawan yang
tidak digunakan). Bahkan ada yang lebih jelas lagi, unexploited knowledge.
Failure when it comes to exploiting the knowledge and talent of the
employees
. Karyawan mempunyai talenta, ide atau kreativitas yang bagus dan
bernilai, namun perusahaan atau manajemen puncak mengabaikannya dan tidak mampu
memberdayakannya dengan baik.

Walau pun tergolong unik, namun kondisi
seperti ini sering dijumpai bahkan di perusahaan yang mapan sekali pun.
Pengetahuan dan kemampuan para karyawannya tidak mampu dimanfaatkan secara
optimal.

Jika ini yang terjadi, sama artinya dengan
memelihara pemborosan yang pada akhirnya akan kontraproduktif bagi
kesinambungan dan kemajuan perusahaan. Apakah Anda petinggi di suatu perusahaan
atau unit bisnis?. Atau, apakah Anda yang bertanggungjawab mengevaluasi dan
menilai performa kinerja perusahaan atau unit bisnis secara keseluruhan?.

Waspadailah tipe pemborosan (waste)
yang satu ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: