Audit Improvement ISO 9001:2008 Based on Performance


Sering kali pelaksanaan internal audit di perusahaan hanya sekedar melakukan audit berdasarkan prosedur. Melakukan pengecekan apakah prosedur dijalankan atau tidak:
• Jika tidak dijalankan berarti terjadi pelanggaran (nonconformity)
• Jika dijalankan berarti tidak terjadi pelanggaran (compliance)
Namun tahukah Anda bahwa sesuai belum tentu efektif. seringkali prosedur sudah diikuti tetapi hasilnya masih belum efektif.

Jika pelaksanaan internal audit hanya berdasarkan acuan prosedur, maka ketidakefektifan sistem akan sulit diketahui. Oleh karena itulah kami mengembangkan sistem audit improvement. Perbedaan audit compliance vs audit improvement:
1. Audit compliance melakukan pengecekan kesesuaian sistem vs pelaksanaan, memeriksa apakah sistem dijalankan dengan konsisten atau tidak.

2. Sedangkan audit improvement lebih terfokus pada pencapaian output dan/ atau permasalahan pada proses ? Audit dimulai dari identifikasi pencapaian objectives proses dan atau permasalahan pada proses.

Tujuan pelaksanaan audit improvement untuk bisa melihat kelemahan sistem manajemen terkait dengan pencapaian performa perusahaan dan atau permasalahan pada perusahaan.

Dengan cara ini program audit akan menjadi lebih bermanfaat bagi perusahaan, bisa membantu mengindentifikasi permasalahan pada perusahaan.
• Membantu menyelesaikan masalah pada perusahaan
• Membantu menemukan kelemahan sistem yang mengakibatkan performa tidak tercapai
Program audit akan menjadi suatu program yang dirasakan penting oleh Manajemen.
Audit improvement telah kami lakukan beberapa kali pada perusahaan, dan memberikan hasil yang sangat baik, beberapa improvement yang telah berhasil dilakukan melalui program ini :
Berhasil mengidentifikasi permasalahan sering kurangnya produk yang mengakibatkan perusahaan kehilangan kesempatan menjual lebih banyak (perusahan trading)
Berhasil menurunkan reject pada produk. Hasil audit menemukan bahwa perusahaan masih terfokus pada kontrol produk bukan pada kontrol proses (faktor penyebab defect). Setelah dilakukan perbaikan pada sistem kontrol produksi, reject menjadi turun
Berhasil melakukan efisiensi dalam proses pengadaan barang. Hasil audit menemukan kelemahan dalam pengendalian stok, yang berakibat pada pembelian barang yang seharusnya tidak urgent menjadi urgent.
Dan beberapa temuan improvement lainnya.
Mudah-mudahan bisa memberikan tambahan wawasan.

Sentra System

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: